Lewat ke baris perkakas
3 monumen paling kontroversial yang pernah dibuat di dunia

3 monumen paling kontroversial yang pernah dibuat di dunia

3 monumen paling kontroversial yang pernah dibuat di dunia

3 monumen paling kontroversial yang pernah dibuat di dunia – Monumen memiliki berbagai fungsi dan dibangun dengan berbagai tujuan. Bahkan, beberapa kota di dunia membangun monumen dengan tujuan memperindah penampilan kota atau lokasi tertentu, seperti yang dilansir dari wikipedia.org. Masyarakat juga membangun monumen sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk para pahlawan dan tokoh penting di negara mereka.

Che Guevara Statue, Bolivia

Revolusioner terkenal, Ernesto Che Guevara, telah memperjuangkan hak-hak orang miskin di Bolivia. Di sisi lain, beberapa orang mengutuk metode kekerasan dan filsafat yang ia junjung. Pekerja pertanian di kota La Higuera menyebutnya sebagai Saint Ernesto. Monumen itu dibangun di lokasi penangkapan dan eksekusi Che Guevara, pemimpin gerakan Marxis.

African Renaissance Monument, Senegal

Presiden Abdoulaye Wade tidak memenangkan pengambilan suara, meskipun ia sudah menyumbang dana untuk pembangunan monumen kebangkitan kembali Afrika. Selain terjadi pemborosan uang, monumen perunggu raksasa setinggi 160 m itu menerima banyak kritik seputar arsitektur bangunannya.

Monumen yang diresmikan pada April 2010 itu menggambarkan seorang pria berotot dengan bayi dalam pelukannya dan muncul dari gunung berapi bersama seorang wanita. Tokoh wanita pada monumen ini menuai banyak kritik di masyarakat, karena berpakaian setengah telanjang.

Brown Dog Statue, London

Sebuah patung anjing kecil di Battersea Park, London, merupakan patung pengganti yang dahulu didirikan pada tahun 1985. Monumen ini memiliki berbagai sejarah kelam. Sekelompok orang yang menentang penggunaan hewan dalam percobaan medis, memutuskan untuk membuat patung yang asli pada tahun 1906.

Di bawah patung otu juga terdapat plakat yang berisi kecaman terhadap orang yang pro pembedahan makhluk hidup, khususnya mahasiswa the University College. Merasa marah dan malu, para mahasiswa itu lantas menghancurkannya. Patung baru yang kembali dibangun terlihat lebih sederhana dengan hiasan air mancur. Model patung tersebut adalah hewan peliharaan si Pematung, Nicola Hicks.

Comments

comments

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *