5 pahlawan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia wajib kita ingat

5 pahlawan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia wajib kita ingat

5 pahlawan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia wajib kita ingat – Mari kita mengingat kembali tentang sejarah masa lalu Indonesia. Dimana pada masa itu Indonesia dijajah oleh sejumlah negara. Beberapa yang pernah menjajah negara kita seperti Belanda, Jepang, Portugis, Inggris, Spanyol, dan Perancis. Tentu tak sedikit orang yang menolak dijajah dan berusaha melawan mereka. Dan mereka inilah yang kemudian mendapat julukan pahlawan atas aksi dan pengorbanan mereka dalam mengusir penjajah dari Tanah Air. Meski ada banyak sekali pahlawan Indonesia yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Kita merangkum 5 pahlawan, mari kita simak.

5. Bung Tomo

bung tomo

Siapa sangka hanya karena pidato seorang pria yang berapi-api, mampu membakar semangat juang para pemuda Surabaya. Orang yang dimaksud tersebut tak lain adalah Sutomo atau yang biasa dikenal dengan sebutan Bung Tomo. Pidato berapi-apinya pada saat itu dilakukan pada tanggal 10 November 1945.

Pidato yang berapi-api tersebut berhasil menyulut semangat para pemuda Surabaya untuk mengusir penjajah Belanda. Tak hanya pidato, mereka juga menyobek bendera Merah-Putih-Biru milik Belanda. Menyisakan hanya Merah-Putih saja. Pertempuran Surabaya yang dilakukan pada 10 November itu terus dikenang sebagai Hari Pahlawan.

4. Ki Hajar Dewantara

Ki Hadjar Dewantara

Sosok Bapak Pendidikan Nasional, dialah Ki Hajar Dewantara. Julukan tersebut disematkan pada beliau karena berhasil mendirikan sebuah sekolah yang bernama Perguruan Nasional Taman Siswa. Perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam mencerdaskan bangsa Indonesia saat itu benar-benar patut diacungi jempol.

Di masa itu, pendidikan yang bagus hanya diperuntukan untuk mereka orang Belanda dan elit saja. Pemilik nama asli Raden Mas Soewardi ini merasa bahwa rakyat biasa juga berhak untuk mendapatkan pendidikan yang setara. Makanya ia mendirikan sekolah khusus untuk orang pribumi. Sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya Ki Hajar Dewantara mencerdaskan bangsa, pada tanggal 2 Mei diresmikan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

3. Pangeran Diponegoro

Pangeran DIponegoro

Ada satu perang yang terjadi dalam kurun waktu cukup lama yaitu 5 tahun. Perang tersebut diberi nama Perang Jawa, terjadi di hampir seluruh bagian di Pulau Jawa. Berlangsung mulai tahun 1825 sampai 1830. Siapakah tokoh sentral dalam perang tersebut? Dia adalah Pangeran Diponegoro. Pangeran Diponegoro memimpin Perang Jawa dalam usaha mengusir penjajah dari Belanda.

Pangeran Diponegoro merupakan anak dari Sultan Hamengkubuwana III. Selama 5 tahun perang, korban jiwa yang jatuh sudah tak terhitung banyaknya. Hasil dari perang tersebut adalah kemenangan untuk pihak Belanda. Meski begitu, rakyat Indonesia termasuk Presiden Soekarno menaruh rasa hormat yang tinggi padanya. Hari Haul Nasional diadakan sebagai bentuk peringatan 100 tahun meninggalnya sang pahlawan.

2. Mohammad Hatta

Mohammad Hatta

Ada dua sosok penting yang berperan besar dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Kedua sosok penting tersebut adalah Mohammad Hatta dan juga Ir. Soekarno. Tapi pertama-tama mari kita bahas tentang Mohammad Hatta. Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi pada 12 Agustus 1902 dan meninggal dunia pada 14 Maret 1980.

Pria yang biasa disapa Bung Hatta ini telah memiliki jiwa pejuang yang sangat tinggi bahkan ketika ia masih muda. Bung Hatta muda berpartisipasi sebagai aktivis dan anggota dari organisasi pergerakan nasional. Perjuangannya terus berlanjut hingga mendampingi Ir. Soekarno dalam usaha mengusir penjajah Belanda.

1. Ir. Soekarno

ir. soekarno

Bung Hatta sudah, kini adalah giliran Ir. Soekarno. Sangat kelewatan apabila orang Indonesia tapi tidak mengenal Ir. Soekarno. Tanpa dirinya, maka tak mungkin kemerdekaan Indonesia bisa diraih. Dirinya menjadi orang yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Dirinya jugalah yang menjadi presiden pertama Republik Indonesia.

Bung Karno sebagai presiden RI dan Bung Hatta sebagai wakil presiden RI. Bung Karno menjadi presiden RI dalam periode 1945 sampai 1967. Sama seperti pahlawan lainnya, Bung Karno sangat pandai dalam membakar semangat juang rakyat Indonesia. Menderita penyakit ginjal, Bung Karno meninggal dunia pada 21 Juni 1970.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *