Dampak Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan Tubuh


Beberapa Dampak Negatif dari Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan Manusia
Beberapa Dampak Negatif dari Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan Manusia

Beberapa Dampak Negatif dari Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan Manusia

Beberapa Dampak Negatif dari Cuaca Ekstrem Bagi Kesehatan Manusia – Perubahan iklim ternyata tak lagi berdampak hanya pada lingkungan. Kondisi cuaca dan temperatur ternyata juga berpengaruh besar terhadap fisik dan mental seseorang. Artinya, perubahan cuaca ekstrim yang belakangan kerap terjadi juga dapat berdampak langsung terhadap manusia.

Bumi tengah memasuki masa kulminasi pada September hingga Oktober ini. Pada masa ini, matahari berada tepat di posisi paling tinggi di langit yang mengakibatkan¬†‘hilangnya’ bayangan.

Meski tak berhubungan langsung dengan kulminasi, namun tak dapat dimungkiri bahwa beberapa hari ke belakang cuaca panas melanda beberapa kota.

Cuaca yang terasa lebih panas itu jelas akan membawa pengaruhnya pada kesehatan manusia. Berikut beberapa dampaknya diambil dari berbagai sumber.

1. Dehidrasi

Panas membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak. Tubuh menjadi lemas dan kehilangan konsentrasi. Saat udara panas, tubuh dengan mudah memberikan sinyal agar pasokan cairan ditambah.

Namun sebaliknya, malam hari akan terasa sangat dingin. Karena tak ada rasa haus, maka pasokan air berhenti. Padahal, tubuh akan selalu memerlukan air tak peduli saat udara panas atau dingin.

2. Stres

Udara panas berkaitan dengan stres. Ada lebih banyak insiden stres, cemas, dan depresi yang muncul saat udara panas.

3. Iritasi kulit


Tak hanya stres, udara panas pun mampu membuat kulit jadi bermasalah. Iritasi bakal rentan terjadi karena kulit cenderung kering akibat kehilangan kelembapan.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelembapan kulit terlebih saat keluar ruangan. Gunakan pelembap atau moisturizer ditambah tabir surya untuk menangkal sinar ultraviolet (UV).

4. Sakit kepala

Jika akhir-akhir ini merasakan sakit kepala secara tiba-tiba, maka udara panas bisa jadi salah satu penyebabnya.

Perubahan suhu udara bisa saja terjadi mendadak. Namun, tubuh tak bisa cepat beradaptasi dengan perubahan itu.

5. Sistem imun menurun

Tubuh rentan terkena penyakit saat suhu udara berubah-ubah. Orang perlu bijak dalam mengonsumsi minuman atau makanan dingin. Selain itu, rajin mencuci tangan juga diperlukan untuk menjauhkan diri dari bakteri



Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
2
hate
confused confused
6
confused
fail fail
4
fail
fun fun
4
fun
geeky geeky
3
geeky
love love
1
love
lol lol
2
lol
omg omg
7
omg
win win
4
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *