Lewat ke baris perkakas
Berikut adalah lima jalanan paling ekstrim berbahaya di dunia
Berikut adalah lima jalanan paling ekstrim berbahaya di dunia

Berikut adalah lima jalanan paling ekstrim berbahaya di dunia

Berikut adalah lima jalanan paling ekstrim berbahaya di dunia – Kadang-kadang kita harus melewati trek terpencil untuk melihat pemandangan luar biasa. Untuk bisa sampai ke sana kita harus melewati jalanan berbahaya, yang ditutupi salju atau es, jalanan yang curam dan terowongan yang sempit.

Transfagarasan Road, Rumania

Jalan raya ini hanya dibuka beberapa bulan selama setahun karena hujan salju. Belokannya yang tajam membuat jalan ini terkenal dengan para penggemar otomotif tapi jika Anda tidak suka menggunakan gigi rendah, jalanan yang menantang ini tidak cocok untuk Anda.

Terowongan Guoliang, Tiongkok

Dibangun di tebing Pegunungan Taihang, terowongan ini digali oleh penduduk desa setempat untuk menghubungkan mereka dengan seluruh dunia. Permukaan jalan dan dinding terowongannya kasar karena dibangun oleh para pekerja dengan menggunakan alat primitif. Jalanan yang kasar, sempit dan curam ini akan sangat berbahaya jika dalam kondisi hujan.

Patiopoulo-Perdikaki Road, Yunani

Sebuah jalan yang digunakan oleh pejalan kaki, hewan ternak, truk, bus dan mobil yang dipenuhi kerikil di sebagian besar tempat dan tidak ada garis yang memberi tahu bagian tepi jalan, dengan jurang di kedua sisi, sehingga disarankan untuk berhati-hati.

Rohtang Pass, India

Terletak di Himalaya sepanjang 4.000 meter, Rohtang Pass dilarang selama lima bulan dalam setahun akibat salju tebal. Selama sisa tahun tersebut, jalanan ini terkenal dengan kemacetan lalu lintas yang parah hingga 12 jam. Pass menawarkan pemandangan indah gletser, puncak, Lahaul Valley dan Chandra River yang membuat Anda tidak sabar ingin segera menikmatinya.

North Yungas Road, Bolivia

Juga dikenal sebagai Death Road terbentang sepanjang 4.500 meter dan sangat melegenda karena tingkat bahayanya yang sangat ekstrem. Sekitar 26 kendaraan menuruni tepian tersebut setiap tahunnya. Meskipun demikian, banyak wisatawan yang berkumpul di sini untuk menikmati sensasi memutari jalanan selebar 3 meter tersebut dengan tingkat keterjalan yang konstan sedikitnya 600 meter tanpa hambatan apa pun atau pun rel.

Comments

comments

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *