5 Fakta Unik dan Aneh Yang Terjadi Pada Tubuh Kita


Berikut Fakta aneh yang terjadi pada tubuh manusia

Berikut Fakta aneh yang terjadi pada tubuh manusia

Berikut Fakta aneh yang terjadi pada tubuh manusia – Hal-hal yang selama ini biasa kita lakukan dan biasanya sering diabaikan ternyata memiliki misteri yang unik dan menarik. Misalnya pada salah satu bagian tubuh manusia terjadi yang biasa kita sebut merinding. Kenapa hal itu bisa terjadi dan satu contoh lain kenapa ketika teman kita menguap kita pun ikut menguap. Selama ini kita hanya mengabaikan salah satu cara kerja dari jaringan tubuh manusia tersebut dan tidak mempedulikanya. Faktanya terdapat beberapa alasan dari keanehan organ-organ tubuh manusia atau perilakunya. Nah berikut penjelasannya.

Mengapa ada kotoran di dalam telinga

Membersihkan telinga dilakukan untuk mencegah benda asing masuk ke dalam saluran telinga. Kotoran telinga diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di telinga bagian luar untuk melindungi telinga bagian dalam dari infeksi. Substansi yang lengket ini justru mencegah debu, kotoran, atau serangga masuk ke dalam telinga. Telinga dapat membersihkan diri sendiri. Kotoran itu akan bergerak perlahan ke atas dan keluar dari telinga, mengering, lalu rontok, atau tercuci ketika Anda keramas. Jika Anda mandi, bersihkan saja bagian luar telinga.

Mengapa kita bisa merinding

Merinding terjadi saat kita kedinginan, atau ketakutan. Ketika kita kedinginan, otot-otot di sekitar pori-pori berkontraksi, menyebabkan bulu tangan berdiri untuk menciptakan lapisan pengasingan, demikian menurut Richard Potts, Ph.D., anthropolog dan direktur Human Origins Program di Smithsonian Institution’s National Museum of Natural History, Washington, D.C.

Mengapa kepala kita pusing ketika meminum es

Pusing terjadi ketika saraf pada langit-langit mulut distimulasi secara besar-besaran oleh makanan atau minuman dingin. Saraf-sarafnya memang ada pada mulut, namun pusat saraf ada di otak, sehingga di situlah Anda merasa ngilu.

Mengapa menguap itu menular

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam edisi terakhir jurnal Cognitive Brain Research menyatakan bahwa jika Anda menguap karena ketularan orang yang ada di dekat Anda sebenarnya merupakan bentuk empati Anda padanya. Hal ini sama dengan jika Anda tertawa, dan teman Anda ikut tertawa.

“Menguap tidak hanya dipicu karena melihat seseorang menguap, tetapi juga karena mendengar, membaca, atau bahkan hanya karena berpikir tentang menguap,” kata Steven Platek, Ph.D., profesor psikologi di Drexel University, Philadelphia, yang memimpin studi tersebut.

Mengapa kita cegukan ?

Kelebihan makan, alkohol, rasa senang, atau stres, dapat menstimulasi saraf phrenic, yang mengontrol diafragma (lapisan otot yang mengontrol pernafasan). Diafragma ini lalu berkontraksi. Pada waktu yang sama, glotis (bagian dari pangkal tenggorokan dimana terdapat pita suara) menutup sehingga menutupi jalannya udara, demikian menurut Patricia Raymond, M.D., gastroenterologist di Chesapeake, Virginia.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
2
hate
confused confused
6
confused
fail fail
4
fail
fun fun
3
fun
geeky geeky
2
geeky
love love
0
love
lol lol
1
lol
omg omg
6
omg
win win
4
win

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *