Lewat ke baris perkakas
Berikut lima pinggang wanita paling kecil ada di dunia

Berikut lima pinggang wanita paling kecil ada di dunia

Berikut lima pinggang wanita paling kecil ada di dunia – Pinggang adalah aset wanita yang sangat dijaga. Wanita dengan pinggang yang ramping dan langsing membuat pemiliknya bangga. Tentu saja, saat memakai dress, lekuk tubuh lebih indah jika memiliki pinggang langsing. Saat pasangan melingkarkan lengan di pinggang, rasanya lebih nyaman. Banyak wanita berjuang memiliki pinggang ramping, mulai dari menjaga pola makan, olahraga, bahkan pakai korset. Namun apa jadinya jika ukuran pinggang lebih kecil dibandingkan ukuran pinggang normal wanita?.

1. Nerina Orton ( lingkar pinggang 40 cm )

Nama wanita ini adalah Nerina Orton, berasal dari Birmingham, Inggris. Dia memiliki impian memiliki pinggang terkecil di dunia. Saat usia Nerina 22 tahun, ukuran lingkar pinggangnya hanya 40 cm saat memakai korset. Untuk mencapai impiannya, Nerina harus rela tersiksa memakai korset sejak usia 14 tahun. Nerina bahkan mengatakan bahwa dia bisa merasakan ususnya bergerak.

Saat wanita lain memakai piyama atau kaos longgar saat tidur, Nerina tetap memakai korset. Semua itu dilakukan untuk mendapatkan lingkar pinggang impian. Saat tidak memakai korset, ukuran lingkar pinggang Nerina adalah 56 cm. Walaupun ada risiko kesehatan dari kebiasaan ini, Nerona mengaku merasa nyaman.

2. Cathie Jung ( Lingkar Pinggang 38 cm )

Inilah wanita yang memegang rekor Guinness World Record sebagai pemilik lingkar pinggang paling kecil di dunia. Bayangkan, lingkar pinggangnya saat memakai korset hanya 38 cm. Sedangkan saat tidak memakai korset, lingkar pinggang Cathie hanya 53 cm. Walaupun sudah berusia paruh baya, Cathie yang lahir di tahun 1937 berhasil membuat banyak orang kagum dan agak ngeri dengan pinggangnya.

Wanita ini mengaku bahwa dia tidak pernah melakukan operasi apapun pada pinggangnya. Lingkar pinggang yang sangat kecil itu dia dapat dari memakai korset setiap hari. Cathie mengaku bahwa dia terinspirasi wanita wanita zaman Victoria yang memiliki pinggang sangat kecil. Bayangkan, lingkar pinggang Cathie lebih kecil ketimbang boneka manekin, bahkan hanya seukuran botol mayonnaise.

3. Michele Kobke ( Lingkar Pinggang 40 cm )

Kami sangat mengerti jika wanita muda ingin memiliki pinggang ramping ideal, setidaknya dengan ukuran lingkar 80 cm. Namun wanita muda ini punya lingkar pinggang separuhnya, hanya 40 cm ketika memakai korset. Nama wanita cantik ini adalah Michele Kobke, usianya baru 24 tahun. Awalnya, lingkar pinggang Michele 64 cm, namun berkat memakai korset setiap hari selama 3 tahun, lingkar pinggangnya menyusut.

Memiliki pinggang sangat kecil memang membuat bangga, namun ada risiko kesehatan. Otot perut dan punggung bisa berhenti tumbuh. Bahkan Michele tidak bisa makan normal sebanyak yang seharusnya. Akibatnya, Michele harus makan 10 kali sehari dengan porsi yang sangat kecil. Wah wah.. tersiksa juga ya punya pinggang sekecil ini.

4. Ethel Granger ( Lingkar Pinggang 33 cm )

Mungkin inilah wanita yang memiliki lingkar pinggang paling kecil sepanjang sejarah. Nama wanita yang sedikit nyentrik ini adalah Ethel Granger, ukuran lingkar pinggangnya hanya 33 cm. Bayangkan ukuran yang sangat kecil sehingga Anda akan mulas membayangkannya. Sekali lagi, korset membentuk pinggang Ethel menjadi sangat kecil seperti ini.

Awalnya, Ethel tidak pernah berpikir akan membuat lingkar pinggang hingga sekecil ini. Suaminya, William Granger terobsesi dengan wanita yang memiliki pinggang mungil, sehingga Ethel memakai korset selama bertahun tahun. Akhirnya, ukuran pinggang menyusut drastis, nama Ethel masuk dalam Guinness Book of World Records.

5. Ioana Spangenberg ( Lingkar Pinggang 51 cm )

Jika sebelumnya ada banyak wanita yang mengecilkan pinggang memakai korset, wanita ini mendapatkan pinggang ramping secara alami. Foto ini bukan editan, bukan operasi dan semuanya alami. Ioana Spangenberg, 30 tahun adalah satu dari banyak wanita yang tidak bisa gemuk. Badannya kecil, termasuk lingkar pinggangnya.

Ioana hampir putus asa karena tidak pernah bisa menambah berat badannya. Padahal dia sering mengonsumsi makanan berlemak dan tinggi kalori seperti keripik, pizza, kebab, chocolate bar dan sebagainya. Namun usaha itu sia-sia, bahkan Ioana selalu makan tiga kali sekali, namun beratnya tidak pernah naik.

Comments

comments

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *