Lewat ke baris perkakas
Kebakaran Hutan California

Kebakaran Hutan dalam negara bagian California, Amerika Serikat pada Rabu, 9 September 2020 menyerupai Planet Mars. Warna langit berwarna merah dan dipenuhi asap serta debu.

Kebakaran hutan dengan cepat menyebar dan telah menghancurkan rumah serta memaksa ribuan orang mengungsi di California, Oregon dan Washington.

Fenomena langit kemerahan itu terjadi dalam negara bagian California sebagai dampak kebakaran hutan. Asap tebal menyelimuti, berserta abu yang berterbangan ke atmosfer California dan menutup celah untuk sinar matahari masuk. Ilmuwan Daniel Swain menyebutkan arus api sangat sering yang bisa menyebabkan hal itu terjadi.

Menyalakan lampu sudah menjadi hal wajib bagi warga setempat meskipun sudah pagi hari. Sebab, langit tampak seperti berkarat dan gelap.

Sekitar jam 11 siang, langit sekitar wilayah San Fransisco tampak semakin gelap. Matahari juga masih belum terlihat karena tertutup pekatnya asap.

Sebanyak 28 titik api dalam kebakaran sepanjang hutan negara bagian Amerika Serikat dan 14 ribu personel pemadam kebakaran turun tangan untuk menyelamatkan hutan.

Kebakaran Hutan California Melahap 2,3 Juta Hektar

Sebagian besar wilayah California telah terbakar selama berminggu-minggu. Pasalnya, kebakaran telah melahap 2,3 juta hektar lahan atau 20 kali lipat dari yang terjadi tahun lalu, menurut keterangan Gubernur Gavin Newsom pada Selasa (8/9).

Kendati sudah mencoba sampai sebulan kemudian, apinya juga belum bisa padam. Padahal, otoritas setempat telah mengerahkan 850 pemadam kebakaran. Mungkin salah satu penyebabnya yakni faktor cuaca yang kering, jadi kebakaran terus berlanjut meluas.

Sementara itu, negara bagian Washington, kebakaran hutan hampir melenyapkan seluruh kota kecil pada Selasa (8/9). Di Oregon, ribuan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka pada Rabu (9/9) usai kebakaran melanda di seluruh negara bagian.

Negara bagian California mengalami 20 kali kebakaran hutan dan 5 kebakaran tergolong menyusahkan. Stasiun berita setempat melaporkan kondisi kebakaran hutan California yang parah tersebut penyebabnya karena cuaca kering dalam 20 tahun terakhir.

Menurut sheriff daerah Butte, San Francisco utara ada temuan dua jenazah dalam satu lokasi yang sama. Otoritas yang berwenang juga menemukan 1 jenazah dari lokasi yang tak jauh dari penemuan pertama.

1 dari 3 korban yang meninggal merupakan rider yang mungkin sedang melakukan perjalanan untuk kabur dari amukan si jago merah. Dengan adanya tiga orang lainnya yang meninggal, maka jumlah korban yang tewas menjadi 11 orang. Angka itu merupakan akumulasi sejak bulan Agustus.

Baca juga: Video Panas Paris Hilton Dengan Rick Salomon Tahun 2003

Comments

comments

By LMH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *