Lewat ke baris perkakas
Populasi Lebah Sedang Sekarat

Lebih dari 20.000 spesies lebah ada pada seluruh dunia dan populasi lebah ini sedang sekarat karena perubahan iklim, keracunan pestisida dan hilangnya tanaman.

Para peneliti telah mengambil langkah pertama yang penting menuju konservasi lebah. Dengan membuat peta modern pertama dari spesies lebah yang mewakili secara global. Menurut sebuah penelitian yang mereka terbitkan pada jurnal Current Biology.

Penyelamatan Populasi Lebah Yang Sedang Sekarat

Hingga saat ini, informasi akurat tentang jumlah spesies dan pola lebah pada seluruh dunia masih terbatas. Terutama pada negara berkembang catatan yang dapat kamu akses publik sangat sedikit.

Temuan tim telah menetapkan dasar penting dan praktik terbaik untuk studi masa depan tentang lebah dan invertebrata lain yang belum dipelajari.

Kami ingin membuat peta modern pertama dari kekayaan spesies lebah karena kami perlu tahu daerah mana lebah hidup untuk melestarikannya.

Ini adalah langkah pertama yang penting untuk itu, dan dimasa depan kami dapat mulai bekerja lebih banyak pada ancaman terhadap lebah seperti perusakan habitat dan perubahan iklim dan untuk lebih memasukkan jasa penyerbukan ke dalam analisis jasa ekosistem.

Ekosistem dan keanekaragaman lebah

Analisis mereka menghasilkan deskripsi yang lebih jelas tentang jumlah dan pola spesies lebah yang tersebar pada berbagai lokasi geografis. Ini mengungkapkan konsentrasi keanekaragaman lebah yang lebih tinggi pada Belahan Bumi Utara daripada Belahan Bumi Selatan. Dan lebih banyak berada pada gurun kering dan lingkungan beriklim sedang daripada pada daerah lembab, tropis dan hutan.

Temuan mereka mendukung hipotesis sebelumnya bahwa keanekaragaman lebah mengikuti gradien lintang bimodal. Yang berarti jumlah spesies lebah yang lebih tinggi ditemukan jauh dari kutub Utara dan Selatan dan lebih sedikit di dekat ekuator.

Hipotesis ini sering kali terbukti salah karena kurangnya data yang memadai tetapi para peneliti sekarang dapat dengan yakin mengatakan. Bahwa lebah adalah salah satu dari sedikit kelompok serangga yang mengikuti pola distribusi ini.

Anehnya, meskipun lebah sangat penting sebagai penyerbuk, hingga saat ini belum ada sumber informasi yang komprehensif. Tentang daerah mana spesies lebah yang berbeda pada dunia mereka temukan. Kata Rachael Winfree, seorang profesor ekologi, evolusi dan sumber daya alam.

Para ahli dunia populasi lebah yang sedang sekarat ini, mereka akan berusaha untuk menyelamatkannya. Dan pekerjaan mereka merupakan langkah maju yang besar untuk bidang konservasi keanekaragaman hayati.

Baca juga: Covid-19 Dan Perubahan Iklim Membuat Badai Dahsyat Amerika Latin

Comments

comments

By LMH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *