Lewat ke baris perkakas
Ramainya Antrian Gugatan Cerai

Kasus Perceraian di Jawa Timur & Barat

Ramainya antrian gugatan cerai saat pandemi sangat meningkat tajam. Jawa Timur dan Jawa Barat belakangan ini kasus penceraian meningkat 100 persen.

Jawa Barat antrian warga Bandung mengajukan cerai di KUA sangat tinggi. Dalam dua minggu ada sekitar 700-800 warga yang mengajukan gugatan cerai .

Salah satu alasan yang paling sering terdengar yakni faktor ekonomi keluarga. Belakangan ini terjadi banyaknya pekerja yang ter-PHK. Sehingga pekerja tersebut kehilangan pekerjaannya, pekerjaan hilang otomatis penghasilan juga hilang. Hal tersebut asal muasal terjadinya perceraian gara-gara faktor ekonomi.

Keberadaan istri yang bekerja juga menyumbang terjadinya kasus perceraian, biasanya karena adanya perselingkuhan.

Rentannya perceraian akibat kondisi ekonomi dan perselingkuhan ini, menurutnya lebih karena faktor moralitas atau akhlak serta mentalitas kedua pasangan.

Perceraian sangat rentan terjadi bagi pasangan muda yang baru menikah kurang dari 5 tahun. Perceraian juga bisa terjadi untuk pasangan yang sudah menikah lebih dari 5 tahun. Kapanpun rasa ingin bercerai bisa saja timbul dalam berumahtangga, karena banyaknya faktor pemicu terjadinya perceraian tersebut.

Faktor lain yang mendominasi perceraian adalah hubungan yang tidak harmonis antara suami dan istri.

Penyebab Terjadinya Antrian Gugatan Cerai

Ramainya antrian gugatan cerai ini bisa terjadi karena beberapa hal:

Pertama, dari aspek masing-masing individu yakni seberapa masing-masing individu sudah siap dan matang secara usia dan psikologis untuk menjalani kehidupan pernikahan, juga isu-isu personal lainnya. Selain itu, bagaimana suatu pasangan mampu untuk bekerja sama sebagai partner hidup, berkompromi menerima satu sama lain, dan menjalani komitmen dalam pernikahan.

Kedua, seperti faktor ekonomi dan pekerjaan, faktor relasi dengan keluarga, dan faktor pengaruh keluarga besar, faktor agama dan budaya. Biasanya faktor agama ini lebih sering terjadi, karena perbedaan agama memicu terjadinya perceraian.

Fondasi rumah tangga akan tetap terjaga bila pasangan bisa menjaga komunikasi dengan baik untuk menghindari dan mencegah terjadinya faktor pemicu perceraian.

Baca juga: Aplikasi Tiktok Makin Populer & Banyak Digemari Masyarakat

Comments

comments

By LMH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *