Lewat ke baris perkakas
WFH Jakarta 14 September

WFH Jakarta akan mulai hari senin 14 September 2020, dan hal ini wajib untuk semua perkantoran. Sejumlah aktivitas akan melakukan penyesuaian selama Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta.

Larangan ini terbit guna menekan laju kasus covid-19 ibu kota Jakarta yang terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

Perkembangan penyebaran virus corona dalam wilayah Jakarta saat ini semakin mengkhawatirkan.

Gubernur DKI Jakarta mengatakan, penambahan kasus baru harian Covid-19 dalam wilayah Jakarta mencapai 800 hingga 1.000 orang per hari.

Situasinya mengkhawatirkan dalam satu minggu terakhir, angka positivity rate kota Jakarta itu 13,2 persen (sudah melampaui ketentuan aman PBB dalam angka 5 persen),” ujar Anies saat berada dalam Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Anies telah menyiapkan sejumlah paket kebijakan baru untuk menekan angka penularan Covid-19. Apa saja kebijakan itu? nanti akan ia sampaikan setelah pembahasan evaluasi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menarik rem darurat atau emergency brake PSBB transisi. Dan mengembalikan PSBB seperti pada masa sebelum transisi. Sebagian besar perkantoran menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

WFH Jakarta Mulai Senin 14 September 2020

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai Senin (14/9/2020) seluruh kegiatan kembali ke rumah. Terkecuali 11 sektor usaha industri penting yang masih boleh bekerja ke kantor.

Jadi WFH untuk Jakarta berlaku mulai hari senin 14 September, bukan kegiatan usahanya yang berhenti. Tapi kegiatan perkantorannya juga libur, kata Anies dalam Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Anies menjelaskan, meski kegiatan perkantorannya tutup karena tidak mendapat izin untuk beroperasi, namun kegiatan usahanya tetap jalan.

Kegiatan usaha jalan, kegiatan kantor jalan terus, tapi perkantoran gedungnya yang tidak diizinkan beroperasi, kata Anies.

Pemprov DKI juga masih akan mengevaluasi izin perusahaan non esensial yang sebelumnya sudah boleh beroperasi. Anies menegaskan, WFH bukan berarti meliburkan kegiatan perekonomian. Hanya saja kembali menugaskan warga untuk bekerja dari rumah.

Sementara untuk tempat ibadah akan ada penyesuaian yakni ada pengetatan. “Beribadah ke rumah ibadah bisa tapi dengan pengetatan, kalau ibadah raya yang jemaatnya dari mana-mana tidak boleh. Jadi ada pengecualian, kawasan yang memiliki kasus tinggi, maka kegiatan beribadahnya dalam rumah saja.

Menurut Anies, keputusan ini juga mengikuti aturan Presiden Joko Widodo yang meminta prioritas kesehatan lebih utama. PSBB transisi DKI Jakarta berakhir pada Kamis (10/9/2020) besok. Hal tersebut ini telah berlaku sejak 5 Juni 2020 lalu. PSBB transisi mulanya dilaksanakan selama 28 hari atau sampai 2 Juli 2020.

Baca juga: Bantuan Kuota Internet 150 Ribu Tidak Untuk Mahasiswa Swasta

Comments

comments

By LMH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *